Dosen Ilmu Pemerintahan UMC Ikuti Sertifikasi Perencanaan Pembangunan Berbasis Sociopreneurship

CIREBON – Sebagai upaya mendukung peningkatan kapasitas dan kompetensi dosen, Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) mengirimkan dua dosennya untuk mengikuti kegiatan Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Perencanaan Pembangunan, yang berlangsung pada 2–4 Desember 2024 di Depok, Jawa Barat.

Dua dosen yang mengikuti kegiatan ini adalah Hesti Nauli Fitri Agasya, S.IP., M.H.I. dan Eka Wildanu, S.AP., M.Si.. Keduanya mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan yang difasilitasi oleh LSP Renbang Indonesia—lembaga yang didukung oleh Kementerian PPN/Bappenas, Perkumpulan Perencana Pembangunan Indonesia, dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia.

Pelatihan ini bertujuan membekali dosen dengan keterampilan menyusun dan mengelola proses perencanaan pembangunan yang adaptif dan berbasis sociopreneurship—konsep pembangunan yang memadukan pemberdayaan masyarakat dengan potensi ekonomi lokal desa.

Kegiatan dibuka dengan sesi materi oleh Muhamad Tomtom Makmur, seorang asesor BNSP sekaligus Direktur PT Memuliakan Talenta Manusia. Sesi pelatihan dilanjutkan dengan simulasi praktik sebelum uji sertifikasi dilakukan secara individu pada 4 Desember 2024 oleh asesor Mokhamad Ali Rouf.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan sertifikasi formal kepada dosen, tetapi juga mendorong proses pembelajaran di kampus yang lebih kontekstual dan relevan dengan praktik pembangunan di lapangan, khususnya dalam konteks desa dan pemerintahan daerah.

“Perencanaan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak SDM yang paham konsep dan praktiknya, dan pelatihan ini adalah salah satu langkah ke arah itu,” ungkap Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan UMC.

Setelah kegiatan ini, dosen diharapkan dapat menerapkan hasil pelatihan dalam perkuliahan Semester Gasal 2024/2025 dan memperkaya materi ajar yang berdampak langsung pada kompetensi mahasiswa.

Pelatihan dan uji sertifikasi ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya dalam hal peningkatan dosen bersertifikat kompetensi profesional di luar gelar akademik. (***)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts