UMC Gelar Workshop Inovasi Pembelajaran: Dorong Dosen Kuasai Case Method dan Project Based Learning Berbasis Digital Governance

CIREBON – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan dosen menghadapi tantangan pendidikan di era digital, Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menyelenggarakan Workshop Inovasi Pembelajaran berbasis Case Method dan Project Based Learning (PjBL) pada tanggal 27–28 Juli 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan pedagogik dosen, khususnya dalam menerapkan metode pembelajaran berbasis digital governance.

Sebanyak 12 peserta dan 5 undangan hadir dalam kegiatan yang digelar selama dua hari ini. Workshop menghadirkan dua narasumber nasional, yakni Prof. Dr. Dyah Mutiarin, S.IP., M.Si dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Dr. Wawan Sobari, S.IP., MA., Ph.D dari Universitas Brawijaya.

Tingkatkan Soft Skills dan Hard Skills Dosen

Dalam sambutannya, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa inovasi dalam strategi pembelajaran merupakan langkah penting untuk menjawab kebutuhan mahasiswa yang kini harus memiliki kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan bekerja kolaboratif. “Kami ingin membekali para dosen dengan pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual, relevan, dan berbasis pada permasalahan nyata,” ujar panitia kegiatan.

Materi yang diberikan dibagi dalam dua sesi utama: pemaparan materi tentang pembuatan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan modul pembelajaran, serta praktik langsung pembuatan RPS dan modul dengan pendekatan Case Method dan Project Based Learning.

Harapan untuk Implementasi Nyata di Kelas

Melalui kegiatan ini, peserta workshop diharapkan dapat menyusun perangkat pembelajaran yang efektif dan aplikatif. Evaluasi dari kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar dosen mulai memahami penerapan metode Case Method dan PjBL dalam kelas. Namun, beberapa peserta masih membutuhkan pendalaman agar benar-benar dapat mengimplementasikannya secara optimal.

“Ini langkah awal yang sangat baik. Ke depan, kami mendorong agar kegiatan serupa bisa dilaksanakan dalam durasi yang lebih panjang dan disertai praktik intensif,” tambah salah satu peserta workshop.

Langkah Strategis Menuju Transformasi Pendidikan

Workshop ini menjadi salah satu bentuk komitmen UMC dalam mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta memperkuat kapabilitas dosen dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan kontekstual.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, para dosen diharapkan dapat menerapkan metode pembelajaran inovatif tersebut dalam proses perkuliahan semester gasal 2024/2025. Harapannya, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga terlatih menghadapi persoalan riil melalui pembelajaran berbasis kasus dan proyek. (***)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts