Cirebon – Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) bersiap menjadi tuan rumah kegiatan tahunan bergengsi, SILAT APIK PTMA 2025 (Silaturahmi Asosiasi Program Studi Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah), yang akan diselenggarakan pada 22–24 Juni 2025. Kegiatan ini akan mempertemukan dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi dari seluruh PTMA di Indonesia serta mitra internasional, untuk berdiskusi dan berkolaborasi dalam tema besar “Digitizing Local Values: Culturally-Based Inclusive Communication Strategies in the Digital Transformation Era”.
Sebagai forum akademik dan praktikal, SILAT APIK PTMA 2025 mengusung misi penting untuk menguatkan kerja sama antar lembaga dalam bidang pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat, serta mengembangkan strategi komunikasi inklusif berbasis budaya di era digital.
Acara akan dibuka dengan Seminar Nasional dan Call for Paper pada 23 Juni 2025 di Convention Hall Kampus 2 UMC, menghadirkan tokoh-tokoh penting seperti Dr. Choirul Fajri (APIK PTMA), Prof. Atwar Bajari, M.Si, Dr. Komarudin Sudiya, MA, dan Annisa Rengganis, MA dari Kementerian Kebudayaan. Subtema yang diangkat mencakup komunikasi Islami, literasi digital, pelestarian budaya, hingga kolaborasi dengan teknologi kecerdasan buatan.
Pada 24 Juni, kegiatan berlanjut dengan Workshop Akademik di pagi hari, yang terdiri dari tiga kelas keterampilan: Digital Content Creation, Public Relations & Crisis Management, dan Reportase Penyiaran. Workshop ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas praktis mahasiswa komunikasi dari 35 PTMA dan mitra internasional.
Setelah workshop, mahasiswa akan mengikuti berbagai Kompetisi Akademik dan Non-Akademik, seperti PR Writing, Digital Content Creation, Fotografi, Baca Puisi, Solo Vokal, hingga Parade Budaya Nusantara yang diadakan sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya bangsa.
Sebelumnya, pada 22 Juni 2025, para dosen PTMA juga akan terlibat dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat di wilayah Keraton Trusmi, Desa Trijaya, melalui edukasi mitigasi bencana dan pelatihan komunikasi kebencanaan.
SILAT APIK PTMA 2025 akan ditutup dengan Parade Budaya dan Malam Ramah Tamah pada 24 Juni malam. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi serta ruang ekspresi budaya dari mahasiswa se-PTMA dan mitra internasional.
Dengan menghadirkan tema dan kegiatan yang kontekstual terhadap era transformasi digital, kegiatan ini diharapkan mampu mengukuhkan peran ilmu komunikasi dalam pelestarian budaya lokal dan pengembangan masyarakat yang inklusif dan adaptif.
Berikut adalah biaya kontribusi bagi peserta dan pendamping yang mengikuti SILAT APIK 2025 :
– Peserta : Rp 750.000 (include: penginapan, konsumsi, seminar kit, kaos, city tour, transportasi lokal)
– Pendamping : Rp 250.000 (include: konsumsi, seminar kit, kaos, city tour, transportasi lokal)
Narahubung :
Ida Ri’aeni, S.Sos, M.I.Kom(08122432471)
M Iqbal Manshur(0812-9446-4412)
Lisna Novita (0813-1296-6788)